Stay in The know

Health & Body

Rawat dan Jaga Kebersihan Organ Intim Anda Dengan 7 Langkah Ini

Rawat dan Jaga Kebersihan Organ Intim Anda Dengan 7 Langkah Ini

Pastikan Anda menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim agar terhindar dari beragam penyakit menular.

Menurut data yang diteliti oleh Centers for Disease Control and Prevention di Amerika Serikat, sekitar 75 % wanita mengalami keluhan pada organ intimnya karena terinfeksi jamur. Hal ini terjadi karena wanita masih kurang paham merawat dan menjaga kebersihan organ intim (miss V) dengan cara yang benar. Semakin bahaya jika wanita menyepelekannya karena bisa berakibat buruk menyebabkan penyakit menular dan kesehatan pun terancam. 

(WAJIB BACA: Kenali 7 Hal Yang Menandakan Organ Intim Anda Tidak Sehat).


Hindari Penggunaan Sabun Yang Tidak Tepat

Waspadai penggunaan cairan pembersih vagina yang dijual di pasaran. Jika Anda tetap ingin menggunakannya, pastikan produk diproduksi oleh label ternama dan sudah memiliki izin edar dari BPOM. Yang paling penting, pastikan produk memiliki tingkat pH netral di kisaran 3,8 – 4,5 untuk menghindari terjadinya infeksi pada organ intim. Seperti yang kita ketahui bersama, organ intim memiliki bakteri baik dan punya cara sendiri untuk membersihkannnya.  


Hindari Teknik Douching Untuk Membersihkan

Penggunaan cairan pembersih vagina yang biasa disemprotkan ke dalam miss V sangat tidak dianjurkan. Douching dapat menyebabkan kekeringan pada vagina, infeksi jamur hingga menuju rahim, penyakit radang panggul, mengurangi potensi kehamilan, hingga kanker serviks. (BACA: Ini Efek Samping Membersihkan Organ Intim Dengan Cara Douching).




Hindari Junk Food Berlebihan

Terlalu sering mengonsumsi junk food tidak hanya berdampak buruk bagi berat badan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan organ intim Anda. Junk food atau makanan cepat saji akan membuat tubuh kehilangan pH yang seimbang (tidak stabil). Selain itu, kurangi segala jenis makanan dengan kabohidrat tinggi dan yang mengandung banyak gula serta ragi, agar miss V tidak mudah terkena jamur yang berujung pada infeksi serta timbulnya aroma tak sedap.


Hindari Melakukan Oral Seks Berlebihan 

Sebaiknya jangan terlalu sering melakukan seks oral bersama pasangan. Kuman yang terdapat di dalam mulut dan air liur akan mudah masuk saat melakukan seks oral. Hindari pula melakukan seks anal yang berisiko tinggi pada kesehatan. Dianjurkan agar Anda menggunakan pengaman atau kondom jika salah satu pasangan terjangkit penyakit penular agar tidak ada bakteri yang ditularkan melalui organ intim. 


Mengurangi Rokok dan Konsumsi Alkohol

Rokok tidak hanya berbahaya untuk kesehatan jantung serta paru-paru seseorang. Terlalu sering mengonsumsi rokok dan minuman berakohol dapat menimbulkan bau tidak sedap pada miss V dan menciptakan bakteri jahat di dalamnya. Kandungan nikotin di dalam rokok lah penyebab utamanya.




Pilihlah Pakaian Dalam Yang Tepat

Menggunakan celana dalam yang terlalu ketat sangat tidak dianjurkan untuk para wanita. Hal ini berdampak besar pada kesuburan serta reproduksi organ intim seseorang. Perhatikan pula material celana dalam. Pilih celana dalam dari bahan katun yang mampu memberikan pernapasan baik bagi kulit dan area organ intim. (BACA: Inilah Pakaian Yang Dapat Mengganggu Kesehatan Anda).


Gunakan Air Hangat Saat Membilas

Anda tak dilarang mencukur bulu di area miss V, tetapi perhatikan pedoman yang aman dan tepat. (BACA: Poin Penting Yang Wajib Anda Perhatikan Sebelum Mencukur Bulu Organ Intim). Sebaiknya gunakan air hangat saat akan membasuh daerah miss V, dari arah belakang ke depan agar semua kotoran terangkat dan tidak masuk ke dalam lubang organ intim. Anda pun diwajibkan membersihkan miss V sebelum dan setelah melakukan hubungan seks.

(Elizabeth Puspa, Images: Berbagai sumber)

You Might Also LIke