Stay in The know

Health & Body

Kenali Lebih Jauh Penyakit Gangguan Mental Bipolar Yang Banyak Terjadi Di Sekeliling Anda

Kenali Lebih Jauh Penyakit Gangguan Mental Bipolar Yang Banyak Terjadi Di Sekeliling Anda


Banyak orang yang berasumsi bahwa penderita bipolar sama dengan orang yang mengalami skizofrenia. Padahal keduanya sangat lah berbeda. Bipolar sendiri merupakan gangguan mental yang menyerang emosi seseorang sehingga penderita sering kali mengalami mood swing yang sangat drastis dan cepat berubahnya. 

Sementara skizofernia adalah gejala penyakit di mana penderita mengalami halusinasi dan proses berpikir yang tidak sesuai dengan dunia nyata atau biasa dikenal seperti punya dunia sendiri. 

Ditemui di acara seminar media “Kenali dan Pahami Peningkatan Libido Pada Gangguan Bipolar” pada 19, Agustus 2015 lalu, dr. Natalia Widiasih, SpKJ (K) MPd, psikiater FKUI–RSCM menjelaskan secara detail tentang gangguan bipolar yang sering kali tidak kita sadari terjadi pada masyakarat umum.


Apa Itu Bipolar?

Selain penjelasan di atas tadi, bipolar sendiri merupakan penyakit gangguan kejiwaan kompleks yang berhubungan dengan gangguan mood dan diklasifikasikan dalam 2 tipe. Manik, mood di mana seseorang merasa senang berlebihan, dan Depresi, mood ketika emosi berada pada titik terendah. Ketika menderita Bipolar, kedua mood ini dapat berubah secara cepat dan tidak disadari perubahannya oleh penderita.  


Siapa Saja Yang Bisa Menderita Bipolar?

Gangguan bipolar sangat rentan menyerang mereka yang berusia dewasa muda. Secara medis pembagian dibagi menjadi Fase 1, di mana usia penderita antara 15–19 tahun. Di usia ini penderita biasanya merupakan anak remaja yang masih mencari jati diri, sehingga kontrol emosinya sangat labil dan sering kali berubah. (BACA JUGA: POLA ASUH ORANG TUA MENJADI FAKTOR TIMBULNYA PENYAKIT BIPOLAR PADA ANAK).

Di Fase 2, gangguan bipolar diderita mereka yang berusia 20–24 tahun. Penderita cenderung mengalami satu kehidupan yang lebih kompleks, sehingga mempengaruhi naik turun emosinya tersebut.

Berdasarkan riset itulah, 10–15% kasus bunuh diri ditemukan pada mereka yang berusia dewasa muda dengan intensitas mood dalam keadaan depresi. Sebanyak 66%–80% penderita bipolar menyerang mereka yang berprofesi sebagai penulis, karena mereka dituntut untuk berpikir kreatif setiap harinya. 

Riset dan penelitian juga menemukan, kalau 56% penderita bipolar berada pada mood depresi, sementara 19%-nya berada pada posisi mood manik. Potensi dari 40% penderita bipolar umumnya diderita oleh mereka yang bekerja di dunia entertainment, seperti artis dan selebriti.


Kenali Cirinya dan Dampak Gangguan Bipolar

Bagaimana mengenali orang yang menderita gangguan bipolar? Para penderita umumnya sering kali berbuat sesuatu yang tidak sesuai dengan adat yang berlaku. Mereka bisa saja melakukan tindak asusila dengan pria atau wanita di luar pasangan mereka. Mereka bisa menemukan ‘pasangan dadakannya’ di sembarang tempat untuk memenuhi tingkat libidonya yang sedang mencapai puncak. 

Akibatnya banyak sekali kasus aborsi yang ditemukan pada penderita bipolar. Semakin berbahaya saat mereka yang melakukan tindak asusila tanpa sadar, tidak mengtahui secara pasti siapa ayah dari anak yang dikandungnya.

Ketika kambuh, penderita gangguan bipolar juga sering kali bertindak semau mereka. Menganggap dirinya orang paling hebat dan sempurna, sehingga mereka tanpa berpikir dua kali dan punya rasa malu, bisa dengan dengan mudah menghina dan menjelek-jelekkan orang yang ditemui. 

(BACA JUGA: KENALI EFEK LAIN DARI GANGGUAN BIPOLAR YANG BISA MENINGKATKAN LIBIDO SESEORANG)

Mengenal gejala yang merujuk pada gangguan bipolar sangatlah penting. Hal ini harus dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman yang bisa terjadi di antara si penderita dengan lingkungannya—termasuk menjaga keamanan si penderita. 

Bagaimana dengan cara penyembuhan bipolar? BACA INFONYA DI SINI: CARA MENYEMBUHKAN PENYAKIT GANGGUAN MENTAL BIPOLAR PADA ANAK DAN DEWASA 

 (Elizabeth Puspa, Image: Corbis)

You Might Also LIke