Stay in The know

Health & Body

8 Mitos Tentang Diabetes Yang Perlu Anda Ketahui Kebenarannya

8 Mitos Tentang Diabetes Yang Perlu Anda Ketahui Kebenarannya


Penyakit diabetes adalah salah satu dari tujuh penyakit paling mematikan di seluruh dunia. Hal ini diungkapkan oleh Prof. Dr. Agung Pranoto, dr., MSc., SpPD-KEMD, FINASIM, Guru Besar dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya. 

“Di Indonesia, masih banyak penderita diabetes yang bahkan tidak menyadari bahwa dirinya mengidap penyakit mematikan tersebut. Hal ini disebabkan masih rendahnya jumlah masyarakat yang teredukasi akan penyakit diabetes. Kepercayaan dan mitos yang berkembang di masyarakat seringkali salah sehingga mereka menjadi kurang peka terhadap penyakit diabetes,” jelasnya.

Ada banyak sekali mitos dan fakta yang beredar tentang penyakit diabetes. Hal ini menciptakan gambaran diabetes yang kurang tepat sehingga penangananpun seringkali terlambat. Berdasarkan modul yang dikeluarkan oleh Sanofi Group Indonesia, perusahaan pelayanan kesehatan global, ini dia mitos-mitos yang masih berkembang di masyarakat. Yuk, cari tahu kebenarannya, Glitzy!


Mitos 1: Memiliki berat badan di atas rata-rata pasti membuat seseorang mengalami diabetes tipe 2.

Faktanya, banyak orang gemuk yang justru tidak menderita diabetes tipe 2 dan banyak dari penderita yang justru memiliki berat badan normal atau hanya sedikit gemuk. Kegemukan adalah salah satu faktor resiko penyakit ini. Namun, tak hanya kegemukan yang jadi faktornya melainkan ada faktor lain yang menjadi penyebab seseorang menderita diabetes. Faktor tersebut adalah keturunan, etnis, dan usia.


Mitos 2: Makan terlalu banyak gula dapat menyebabkan diabetes.

Faktanya, penyebab diabetes tidak sesederhana itu. Tingginya gula darah disebabkan oleh kurangnya hormon insulin seperti yang ditemukan pada penderita diabetes tipe 1. Diabetes tipe 1 ini merupakan faktor genetik yang belum ditemukan penyebabnya. Untuk diabetes tipe 2 pun bukan hanya disebabkan oleh terlalu banyak mengonsumsi gula, namun juga dipengaruhi oleh gaya hidup secara keseluruhan, etnis, usia, dan keturunan.


Mitos 3: Penderita diabetes tidak dapat makan permen dan cokelat.

Faktanya, penderita masih bisa menikmati permen dan coklat asalkan tidak berlebihan. Ini sama dengan mitos yang menganggap penderita diabetes tidak boleh makan makanan yang mengandung karbohidrat. Sebenarnya, apa yang dimakan oleh penderita diabetes dan yang sehat sama saja. Hanya jumlahnya yang perlu diperhatikan dan harus diimbangi dengan olahraga dan diet seimbang.


Mitos 4: Penderita diabetes lebih mudah terserang berbagai penyakit.

Faktanya, penderita diabetes tidak menjadi lebih mudah terkena penyakit. Namun, penderita diabetes dianjurkan untuk mendapat vaksinasi flu. Penyakit apapun dapat membuat diabetes menjadi lebih sulit untuk dikendalikan. Penyakit flu pada penderita diabetes dapat membuatnya terkena penyakit komplikasi yang lebi serius.


Mitos 5: Buah adalah makanan sehat. Jadi boleh dikonsumsi sebanyak-banyaknya oleh penderita diabetes sekalipun.

Faktanya, tak hanya vitamin, serat, dan mineral yang terkandung dalam buah. Buah juga mengandung karbohidrat sehingga penderita diabetes tetap harus dikontrol dalam mengonsumsi buah. Dianjurkan, para penderita diabetes berkonsultasi dengan dokter mengenai buah apa yang sebaiknya dikonsumsi dan perlu dihindari oleh penderita diabetes.


Mitos 6: Diabetes bukan penyakit mematikan.

Faktanya, penyakit ini membunuh lebih dari 4 juta orang setiap tahunnya. Setiap 7 detik, satu orang meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan diabetes. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit paling mematikan di seluruh dunia, bersaing dengan HIV/AIDS. Karena itu, diabetes sama sekali tidak bisa dianggap remeh. 

Walaupun begitu, bukan tidak mungkin penderita diabetes dapat hidup dengan sehat. Apabila penderita menjaga gaya hidup sehat, penderita diabetes pun dapat memiliki umur yang panjang. Salah satu contohnya adalah pria asal Amerika Serikat, Spencer Wallace. Ia adalah pria yang dapat terus hidup dengan diabetes yang dialaminya selama 82 tahun karena pola hidup serta terapi insulin yang dijalankannya.


Mitos 7: Diabetes adalah penyakit orangtua.

Faktanya, mitos ini salah besar. Penyakit gula dapat dialami oleh anak kecil sekalipun, seperti  Spencer Wallace. Ia didiagnosa mengidap penyakit diabetes saat dirinya berusia 8 tahun. Ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti pola hidup sang ibu saat mengandung sehingga berpengaruh pada genetik anak.


Mitos 8: Diabetes sebagian besar diderita oleh pria.

Faktanya, pria dan wanita memiliki peluang yang sama untuk terkena penyakit diabetes. Bahkan, saat ini angka penderita diabetes pada kaum wanita semakin meningkat dan mengancam populasi wanita. Intinya, penyakit ini tetap mengancam bagi siapa saja yang tidak dapat menjaga pola hidupnya.

(BACA JUGA: HINDARI RESIKO MENGIDAP DIABETES TIPE 2 DENGAN GAYA HIDUP CERDIK)

(Shilla Dipo, Images: Corbis)

You Might Also LIke