Stay in The know

Motherhood

5 Cara Tepat Memilih Camilan Sehat Untuk Anak

5 Cara Tepat Memilih Camilan Sehat Untuk Anak

Simak panduan tepat memilihkan snack yang aman dan sehat untuk anak.


Pertumbuhan anak yang kian berkembang selintas memang terasa melegakan hati, namun jangan sampai mereka tumbuh dengan berat badan di atas normal atau mendekati angka obesitas. Menurut Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc, selaku medical nutritionist expert, kasus obesitas pada anak semakin lama kian meningkat, salah satu penyebabnya adalah pemilihan camilan yang tidak tepat dan banyak mengandung gula. 


Sebagai orangtua, Anda memiliki peran besar untuk mencegah obesitas pada anak. Oleh karena itu, sebaiknya perhatikan beberapa panduan berikut ini saat memilihkan camilan yang aman untuk anak. 


Perhatikan Takaran Gula

Anak berusia 7 – 12 bulan sebaiknya hanya diberikan 6 – 8 gram gula setiap harinya. Sedangkan anak usia 1 – 3 tahun membutuhkan 13 – 25 gram gula. Selanjutnya usia 4 – 6 tahun memerlukan 20 – 39 gram gula atau setara dengan 6 – 10 sendok teh per harinya. Camilan sebaiknya tidak melebihi jumlah gula yang telah terumus dalam World Health Organization (WHO), yakni 10% dari kalori—1000 sampai 1500 kalori per harinya.


Lihat Kandungan Nutrisi Dalam Kemasan

Saat memilihkan camilan ataupun minuman untuk anak sebaiknya perhatikan komposisi serta kandungan nutrisi yang biasa terdapat pada samping kemasan. Selain nilai protein, Anda harus melihat berapa besar sukrosa dari produk tersebut. Semakin tinggi angka sukrosa, artinya makanan tersebut memiliki gula yang tinggi pula. Anak yang kelebihan gula dan tidak seimbang dengan aktivitas fisiknya, maka kalori akan berubah menjadi lemak penyebab obesitas bukan sumber energi.


Pemilihan Buah yang Tepat

Saat anak tidak menyukai buah-buahan, Anda terbiasa untuk mengolah buah atau sayuran tersebut menjadi segelas jus. Sajikan tanpa menggunakan pemanis buatan, karena buah sendiri sudah mengandung gula. Pemilihan buah hendaknya bersifat kaya akan serat, seperti apel, pir, salak, dan wortel.


Hindari Makanan Siap Saji

Sempatkan waktu untuk memasak, jangan membiasakan anak hidup boros dan membeli jajanan secara sembarangan. Makanan instan atau siap saji memiliki jumlah nutrisi yang begitu terbatas serta mengandung bahan pengawet yang buruk bagi kesehatannya. Selain itu, Anda tidak dapat mengukur takaran gizi di dalamnya. Sebaiknya coba mengolah masakan sendiri untuk mengetahui takaran saji yang pas.


Hindari Makanan dan Minuman Manis Berlebih

Anak yang terlalu banyak mengonsumsi makanan ataupun minuman manis cenderung lebih aktif, karena gula mampu menghasilkan energi bagi tubuh. Sehingga, wajar saja jika anak menjadi sulit tidur dan ingin bermain terus menerus untuk menghabiskan sisa energi di dalam otaknya. Kondisi ini wajar, namun sebaiknya asupan gula tetap seimbang untuk mencegah obesitas maupun diabetes di masa mendatang.


(Elizabeth Puspa, Foto: V.Ivash / Freepik.com)

You Might Also LIke