Stay in The know

Intermezzo

Mengulik Kehidupan Bermusik Andien Lewat Album 'Metamorfosa'

Perubahan kehidupan yang dituangkan dalam karya.

Mengulik Kehidupan Bermusik Andien Lewat Album 'Metamorfosa'

Perubahan kehidupan yang dituangkan dalam karya.

7.5/10

Demajors


Perjalanan karier bermusik selama 17 tahun tidak membuat Andien Aisyah puas hati dengan karya-karya yang telah disenandungkan. Semakin berani mengekspresikan diri, Andien memutuskan untuk melahirkan album ke-7 pada 4 Oktober 2017 lalu di Galeri Indonesia Kaya. Bertajuk 'Metamorfosa' album ini menceritakan perubahan kehidupan dengan beragam proses yang dilalui dari segi pendewasaan diri, modernisasi dan peristiwa yang memaksanya bermetamorfosis.


Karakter berbeda pada tiap lagu dan atmosfer jazz roots yang hadir, membawa penikmatnya tenggelam dalam setiap melodi. Album ini menghadirkan 11 track terbaru dengan 2 lagu khusus yang hanya dapat Anda dengarkan dari album fisiknya. Berkolaborasi dengan banyak pelaku musik seperti Nikita Dompas, Tulus, Satrio ‘Alexa’, Abenk Alter, Tohpati dan masih banyak lagi, membawa album ini menjadi salah satu karya apik yang patut masuk dalam playlist harian Anda.


Pada intro album 'Metamorfosa', Andien menyenandungkan tembang jawa berjudul “Macapat Kinanti” yang berdampingan dengan outro “Tak Lelo Lelo Ledung”. Bukan tanpa alasan, “Macapat Kinanti” dipilih karena memiliki filosofi masa meniti hidup menuju pendewasaan diri yang lebih matang. Sedangkan “Tak Lelo Lelo Ledung” merupakan sebuah tembang pengiring tidur yang menjadi pelengkap hari Andien di masa kecilnya. Kedua tembang inilah yang hanya dapat Anda dengarkan pada album fisik.


Masuk pada track berikutnya, alunan melodi hasil perkawinan gitar, biola dan piano langsung menyapa telinga. Berkolaborasi dengan Budapest Scoring Orchestra, lagu berjudul “Belahan Jantungku” ini kian menunjukkan sisi romantis Andien yang dewasa. Tidak hanya sekali, lagu ini disenandungkan kembali pada akhir album dengan melodi akustik yang lebih menonjol. Sekilas, rajutan musik yang hadir mengingatkan dengan lagu Monita Tahalea berjudul “Memulai Kembali”.


  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke