Stay in The know

Career & Money

Siapkan 5 Biaya Ini Ketika Anda Mengajukan KPR

Siapkan 5 Biaya Ini Ketika Anda Mengajukan KPR

5 biaya ini sering terlupa saat ajukan KPR.


Harga rumah yang kian melambung membuat banyak orang memilih sistem pembayaran dengan menyicil. Penyedia Kredit Pemilikan Rumah (KPR) membuat perusahaan atau bank penyedia layanan, berlomba-lomba dengan program subsidi yang dapat menekan biaya uang muka. Tidak jarang, beberapa pengembang bahkan berani menuliskan DP 0% lantaran biaya subsidi tersebut. Namun, apakah Anda benar-benar dapat memiliki rumah tanpa mengeluarkan biaya awal? Nyatanya, tetap saja ada beberapa dana yang perlu Anda siapkan saat hendak mengajukan KPR.


Biaya Notaris

Beberapa pengembang dan bank ada yang sudah menanggung biaya notaris, namun tidak sedikit pula yang membebankannya pada pembeli. Biasanya ada 2 notaris yang terlibat dalam proses KPR, yaitu dari pihak pengembang—menyiapkan akta jual beli—dan dari bank yang menyiapkan akta kredit. 


Provisi

Biasanya besar biaya provisi adalah 1% dari total pinjaman KPR. Karena itu, Anda tetap saja perlu menyiapkan jumlah tersebut sebelum mengajukan kredit. Biaya ini perlu Anda bayarkan sebagai keperluan administrasi kepengurusan KPR dan hanya dibayarkan sekali saat pengajuan.


Asuransi Jiwa

Saat ini penyedia layanan KPR mewajibkan kreditur untuk menyertakan asuransi jiwa agar memperkecil risiko kerugian kedua belah pihak. Saat kreditur meninggal dunia, penyedia layanan KPR akan menagih perusahaan asuransi. Hal ini menjadi wajib karena dikhawatirkan ahli waris kreditur tidak dapat melanjutkan kredit dengan alasan tidak memiliki penghasilan sesuai, atau bahkan belum cukup umur.


Pajak Pembelian

Sebagai pembeli, Anda perlu membayar pajak pembelian atau Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Karena besarannya berbeda-beda, maka Anda perlu menanyakan informasi ini sebelum mengajukan KPR pada pengembang atau bank yang bersangkutan.


Asuransi Rumah atau Properti

Bayangkan jika terjadi bencana pada rumah sebelum cicilan lunas. Tentu akan sangat memusingkan akibat banyaknya biaya yang harus Anda tanggung. Karenanya, lengkapi dengan asuransi rumah yang memberikan perlindungan dan ketenangan maksimal. Biayanya beragam dan biasanya lebih murah ketimbang asuransi jiwa ketika mengambil KPR.


Jadi, pastikan untuk membandingkan penyedia KPR. Beberapa penyedia bahkan ada yang membebaskan biaya-biaya di atas. Namun agar lebih tenang saat mengambil KPR, biasakan untuk menyediakan 5% – 10% dari total pinjaman untuk biaya-biaya lain.


(Shilla Dipo, foto: Pxhere.com)

You Might Also LIke