Stay in The know

Motherhood

Ini Kesalahan Orangtua Saat Mengajak Anak ke Bioskop

Perhatikan hal ini sebelum mengajak anak ke bioskop.

Ini Kesalahan Orangtua Saat Mengajak Anak ke Bioskop

Perhatikan hal ini sebelum mengajak anak ke bioskop.


Menonton memang menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan bila Anda lakukan bersama keluarga. Namun berbeda dengan orang dewasa, Anda perlu memperhatikan berbagai hal sebelum mangajak anak-anak menonton di bioskop. Sayangnya, kerap kali kita sebagai orangtua luput dari hal-hal tersebut sehingga melakukan kesalahan di bawah ini.


Tidak Mensosialisasikan Etika Menonton

Anak-anak balita cenderung tidak mengetahui bahwa ada beberapa hal yang bisa mengganggu kenyamanan orang lain ketika menonton di bioskop. Demi kenyamanan bersama, sebaiknya Anda mensosialisasikan aturan menonton yang seringkali diputar sebelum film mulai. Buat komitmen dengan anak-anak agar mereka paham etika saat menyaksikan film di bioskop.


Belum Terbiasa Menonton Film

Durasi film layar lebar biasanya berlangsung selama 90 – 120 menit, bahkan lebih. Anak-anak yang tidak terbiasa menonton seringkali merasa bosan ketika di dalam. Sayangnya, orangtua terkadang tetap memaksakan anak berada di dalam, sehingga mereka menjadi rewel dan tidak nyaman. Sebaiknya, biasakan dulu menonton film di rumah sehingga mereka akan nyaman ketika menyaksikan tayangan di bioskop.


Acuh Pada Batas Usia

Saat film superhero tayang di bioskop, orangtua cenderung mengajak anak-anak tanpa memperhatikan batas usia minimal. Padahal, beberapa film superhero tidak layak untuk disaksikan oleh anak-anak usia di bawah 13 tahun. Ingat, kemampuan anak dalam menyaring informasi belum sebaik orang dewasa, sehingga apa yang ada di film bisa ia serap secara menyeluruh—misalnya saja kekerasan dalam film superhero.


Membiarkan Anak Larut dalam Pikirannya

Setelah menonton, biasanya Anda dan keluarga mungkin langsung beralih pada kegiatan lain tanpa membahas film yang baru saja disaksikan. Sebaiknya, jadikan film tersebut sebagai bahan pembahasan. Alasannya, Anda akan mengetahui apa yang masuk ke dalam otak mereka sekaligus dapat membantu anak menyaring informasi dari film tersebut. Anda pun dapat menyisipkan nilai yang ada pada film tersebut guna membentuk pelatihan moral pada anak.


(Shilla Dipo, foto: Pxhere.com)

You Might Also LIke