Stay in The know

Pregnancy

Dampak yang Terjadi Pada Janin Saat Ibu Mengalami Depresi

Ini alasan mengapa mood Anda sangat mempengaruhi perkembangan janin.

Dampak yang Terjadi Pada Janin Saat Ibu Mengalami Depresi

Ini alasan mengapa mood Anda sangat mempengaruhi perkembangan janin.

Durasi baca: 43 detik


Tumbuh kembang janin tidak hanya berpengaruh dari asupan yang Anda makan selama kehamilan, tetapi juga kebiasaan sehari-hari. Ibu yang rutin mendengarkan musik klasik, dipercaya memiliki manfaat lebih baik untuk perkembangan janin, seperti membantu merangsang tumbuh kembang bayi dan meningkatkan kecerdasan kognitifnya. 


Association for Psychological Science mempublikasikan sebuah studi, bahwa selain mendengarkan musik klasik, kondisi mental seorang ibu juga berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Saat janin sudah memasuki usia 5 – 6 bulan, maka pembentukan saraf otak sudah dapat berfungsi dengan baik, sehingga mereka dapat merasakan emosi dari ibunya pada saat sedih, gembira, marah, hingga stres.


Melansir laman Psychologycalscience.org, para ahli berpendapat bahwa emosi negatif yang keluar dari ibu hamil sebenarnya masih normal, namun bila terjadi terus menerus dan bersifat berkepanjangan, maka akan memberikan dampak buruk bagi perkembangan janin. Akibatnya, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol—penyebab stres—yang mengalir pada janin melewati plasenta. 


Bila kondisi hormon tersebut terlalu banyak masuk ke dalam plasenta, maka proses perkembangan sistem saraf di dalam janin akan terganggu. Menurut riset Clinical Obstetrics Gynecology. stres berlarut pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko autisme, depresi, serta gangguan kognitif pada anak yang menyebabkan kelainan pada sistem saraf dan kelainan psikis.


Saat Anda terlalu sering mengalami rasa sedih, jangan sungkan untuk konsultasikan hal tersebut ke dokter. Emosi negatif seperti stres dan depresi harus dicegah guna memperlancar tumbuh kembang janin. Anda juga dapat mengalihkan perasaan tersebut dengan segudang aktivitas positif seperti senam, berenang, dan juga yoga untuk ibu hamil. Bicarakan pula apa yang sedang Anda rasakan kepada suami untuk meringankan beban pikiran. 


(Maghfira Farhana, foto: pxhere.com)

You Might Also LIke