Stay in The know

Motherhood

Bermain Lego Mampu Mengasah Kinerja Otak Maupun Psikologis Anak

Beragam manfaat bermain Lego untuk anak di rumah.

Bermain Lego Mampu Mengasah Kinerja Otak Maupun Psikologis Anak

Beragam manfaat bermain Lego untuk anak di rumah.


Memberikan gadget untuk anak bukanlah satu-satunya solusi bermain baginya, Anda perlu tahu cara edukatif yang perlu dilakukan ketika memperkenalkan dunia digital pada anak. Menurut Liza Marielly Djaprie, selaku psikolog anak, ada banyak jenis permainan yang lebih edukatif dan efektif dalam meningkatkan kinerja otak maupun psikologis anak, salah satunya adalah lego. Mainan dengan bentuk beragam ini memiliki banyak manfaat baik untuk tumbuh kembang anak, seperti berikut ini.


Mengasah Kemampuan Motorik Halus 

Bermain lego akan mengajak mereka belajar memegang, menyusun dan meraba dengan semua panca indra. Cara ini mampu merangsang kemampuan motorik halus anak untuk bekerja lebih aktif. Mainan lego sangat tepat Anda berikan sejak anak berusia 1 tahun ke atas.


Belajar Menyelesaikan Masalah

Saat anak tengah asyik bermain lego sebisa mungkin biarkan mereka berkreasi sendiri. Hal ini bisa membuat mereka menyusun dan mencari tahu bagaimana cara memasang lego pada susunan yang tepat tanpa bantuan dari siapapun, sehingga anak mampu belajar menyelesaikan masalah dan menemukan jalan keluarnya sendiri.


Lebih Percaya Diri

Seusai bermain lego cobalah untuk mengajak anak bercerita seputar keseruannya merangkai bangunan tersebut. Biarkan ia berbagi pengalaman menariknya dan mencoba mendengarkan apa yang ia sampaikan, serta berikan beberapa pertanyaan—seperti tengah presentasi. Kebiasaan ini bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri anak untuk lebih berani menyampaikan pendapatnya.


Merangsang Kreatifitas dan Imajinasi Anak

Berikanlah beberapa permainan lego lengkap dengan variasi warna maupun bentuk yang berbeda. Tantang anak untuk membuat sebuah bangunan yang tidak pernah ia buat sebelumnya, sehingga daya imajinasinya kian meningkat. Langkah selanjutnya, Anda dapat memberikan tantangan untuk membuat sebuah bentuk hasil karyanya sendiri—tanpa pedoman atau gambaran dari Anda—supaya tahu seberapa besar kreatifitasnya.


Belajar Konsitensi dan Fokus

Saat bermain lego, secara tidak sadar ia akan menuntut dirinya sendiri untuk konsisten dalam menyelesaikan permainan tersebut hingga selesai dan membentuk sebuah wujud yang nyata. Selain itu, daya konsentrasi anak kian meningkat karena mereka akan berusaha untuk fokus pada apa yang ada di hadapannya, serta berusaha mencari kepingan agar bangunan tersusun dengan sempurna.


Belajar Warna dan Bentuk

Perkembangan otak anak tergolong begitu cepat. Manfaatkan waktu tersebut untuk memberikan edukasi terbaik baginya. Permainan lego yang terdiri dari beragam bentuk dan warna bisa membantu meningkatkan kecerdasan otaknya untuk membedakan antara lego satu dengan lainnya.


Kesehatan Psikologis Anak

Ketika bermain lego kesabaran dan emosional anak akan mulai terlihat. Apalagi jika mereka tengah bermain dengan rekan sebayanya. Dari sini Anda bisa memantau, apakah anak tersebut mampu mengontrol emosinya dengan baik atau tidak. Ajarkan mereka untuk berbagi satu sama lain dan bersabar menyelesaikan permainannya hingga sempurna.


(Elizabeth Puspa, Foto: Pixabay.com)


You Might Also LIke