Stay in The know

Pregnancy

6 Pertanyaan Dominan Seputar Perawatan Kulit Ibu Hamil

Ahli dermatologi menjawabnya.

6 Pertanyaan Dominan Seputar Perawatan Kulit Ibu Hamil

Ahli dermatologi menjawabnya.

Durasi baca: 1 menit.


Perubahan hormon yang terjadi pada masa kehamilan menimbulkan berbagai masalah kulit, mulai dari iritasi, jerawat, hingga stretch marks. Perhatian khusus dalam melakukan perawatan sepatutnya menjadi prioritas utama karena berisiko menyebabkan gangguan pada janin. Berikut 6 hal pertanyaan paling sering terlontarkan beserta jawaban dari ahli dermatologi untuk para ibu hamil.  


BAGAIMANA CARA MENGATASI JERAWAT?

Kandungan retinoid atau turunan vitamin A seperti retin-A serta salisilat adalah pantangan terbesar pada masa kehamilan. Seluruh kandungan tersebut berpotensi menimbulkan bahaya bagi janin yang sedang berkembang. Sebagai gantinya, ahli dermatologi dan estetika dari rumah sakit Mount Sinai New York—Heidi Waldord, M.D—merekomendasikan produk berformulasi lactid acid atau glycolic acid yang lebih aman namun tetap efektif mengatasi jerawat. 


BOLEHKAH MELAKUKAN FACIAL SELAMA KEHAMILAN? 

Boleh saja melakukan facial sebagai langkah memerangi masalah pada kulit. Ahli dermatologi dari universitas Texas Medical Branch di Galveston, Erica Kelly, menekankan bahwa sebaiknya Anda tetap berkonsultasi untuk memastikan keamanannya. Hindari perawatan mencakup chemical peels atau terapi laser serta aktivitas yang berisiko meningkatkan sensitivitas kulit. 


HARUSKAH BERALIH KE PRODUK PERAWATAN ORGANIK? 

Ahli dermatologi asal New York, Diane Madfes, M.D, mengungkapkan bila perawatan konvensional bekerja efektif tanpa memberi efek samping, Anda tak perlu beralih ke produk organik. Saat memilih produk perawatan organik, pastikan untuk mengevaluasi kandungannya karena bisa saja memiliki formula berbahaya seperti retinoid dan turunan vitamin A. 

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke